Modul Pembelajaran

Presisi merupakan model pembelajaran dengan cara pendekatan eksploratif dimana siswaberperan sebagai pelaku utama dalam pembelajaran untuk mendapatkan informasi ataupengetahuan baru dengan melakukan kajian atas fenomen di sekitar. Bagi sekolah konvensionalpada umumnya yang cenderung teknokratik Presisi merupakan cara pendekatan baru dalampendidikan. Pendekatan yang menempatkan siswa sebagai pelaku utama pendidikan (studentcentered) berbanding terbalik dengan pendekatan instruktif guru yang menempatkan siswasebagai obybek penerima informasi (teacher centered). 


Dalam Presisi kemampuan didaktik merupakan aspek yang menjadi bagian dari keseluruhanperubahan yang ditawarkan Presisi. Didaktik yang dimaksud adalah kemampuan guru atau orangdewasa dalam menciptakan kondisi yang mampu menggerakkan anak menyusun strategi danrencana pembelajaran. Secara umum didaktik merupakan aspek dari pedagogi. Modelpendidikan Presisi merupakan tawaran baru konsep pedagogik, yaitu gagasan utuh menyeluruhtentang penyelenggaraan pendidikan untuk anak. Presisi tidak hanya menjawab pertanyaan,bagaimana pendidikan anak sebaiknya diselenggarakan, tetapi juga menjawab pertanyaan apahakikat dari pendidikan anak sebagai persona yang berada di dunia. 


Isi materi modul Presisi dirancang berdasarkan kebutuhan untuk menghantarkan fasilitator, guruatau orang dewasa siapa pun yang berniat memahami konsep pedagogik dari Presisi. Secarakeseluruhan konsep pelatihan Presisi terdiri dari 7 modul utama yang mencakup 4 aspek utama,yaitu aspek paradigimatik, aspek kognitif, aspek didaktik, dan aspek evaluatif. Aspekparadigmatik terdiri dari modul 1 tentang filosofi  pendidikan, modul 2 tentang paradigmapendidikan kontektual, dan modul 3 tentang transformasi peran guru. Aspek kognitif hanya modul4 tentang teknologi digital. Aspek didaktik mencakup modul 5 tentang  pembelajaran berbasisproyek dan modul 6 tentang seni sebagai media artikulasi. Modul 7 tentang assesmen merupakanisi dari aspek evaluatif.  


Selain 7 modul utama terdapat 2 modul tambahan yang sifatnya penguatan untuk penguatanteknis untuk Kepala Sekolah dan fasilitator. Modul 8 tentang strategi penerapan kebijakan Presisidi sekolah merupakan materi utama yang dieksplorasi dalam pelatihan Kepala Sekolah.Sedangkan modul 9 yang berisi materi pembelajaran teknis fasilitasi diperuntukan khusus bagifasilitator pendamping sekolah


Modul-Modul Presisi

Modul 1

Pandangan Ki Hajar Dewantara dan Driyarkara Tentang Pendidikan

Modul 2

Paradigma Pendidikan Kontekstual

Modul 3

Transformasi Peran Guru

Modul 4

Teknologi Digital Sebagai Sumber Pembelajaran


Modul 5

Pembelajaran Kontekstual Berbasis Projek

Modul 6

Seni dan Budaya sebagai Media Artikulasi Pengetahuan

Modul 7

Evaluasi dan Penilaian Pembelajaran Kontekstual